Pertanyaan yang sering timbul dalam hati dan kadang tidak bisa diungkapkan adalah mengenai "beli rumah atau memulai usaha?"
Ternyata di kitab Amsal, ada penjelasan mengenai masalah ini:
24:27 Kembangkanlah dahulu usahamu sebelum engkau membangun rumah.
Sayangnya saya belajar cukup mahal mengenai hal ini.
Di mulai di tahun 1997, setelah cukup mapan, saya beli rumah di daerah Tangerang.
Dan di tahun 1998, terjadi krisis moneter dan bank yang menjamin dilikuidasi.
Akhirnya saya kehilangan rumah tersebut.
Padahal waktu itu teman saya bekerja di bank swasta yang lain, dan dia menawarkan untuk investasi di dolar Amerika. (Bayangkan total uang saya sewaktu dolar menjadi 15 ribu dari 2 ribu)
Tuhan menjelaskan Kembangkan dahulu usahamu, bukan kembangkan dulu rumahmu.
Akhirnya saya menikah dengan tidak punya rumah alias kontraktor (ngontrak rumah).
Tetapi sejak itu, saya belajar untuk mengembangkan usaha saya.
Apakah yang perlu dikembangkan pertama kali sebelum memulai usaha?
Kembangkan diri sendiri.... Kembangkan kekuatan Anda.
Ada 5 kekuatan yang saya pelajari sebelum memulai usaha:
1. Kekuatan Posisi
2. Kekuatan Pengetahuan
3. Kekuatan Tugas
4. Kekuatan Hubungan
5. Kekuatan Kepribadian
Untuk kekuatan pengetahuan, saya ambil kursus bahasa Inggris, karena saya merasa kekurangan saya dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Untuk hal yang lain, kebanyakan saya pelajari dalam berorganisasi dalam gereja. (seperti Leadership Training dari John Maxwell, etc).
Akhirnya saya berhasil masuk ke perusahaan asing yang terdaftar dalam Fortune 500.
Cerita di atas mengenai usaha/bekerja di kantor, sedangkan usaha yang kami mulai di rumah adalah usaha kecil-kecilan, istriku memulai bisnis kosmetik di rumahan dengan membuka kios di emperan Indomaret dan Omi. Ini untuk melatih kemampuannya berbisnis.
Setelah berhasil dan memang waktu itu kami harus pindah rumah, kami berikan usaha itu ke pembantu kami.
Kemudian di rumah yang baru, kami memulai KB dan TK Happy Holy Kids di Graha Raya.
Oke sampai di sini dulu, silahkan join KlubAmsal@yahoogroups.com.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment